rss32.png

Pendidikan Anti Korupsi Dalam Keluarga

Feature image

Posted on Saturday, 07-Dec-13 11:49:03 UTC
By admin
Posted in


Jakarta - Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto membahas pentingnya pemberantasan korupsi di Indonesia. Salah satu pondasi yang penting yakni pemberantasan korupsi dalam lingkungan keluarga.

"Kita juga harus masuk di lingkungan yang lebih substantif. Membangun budaya anti korupsi di keluarga. Jangan membangun keluarga fathonah tapi sakinah," kata Bambang dalam diskusi terkait hasil Corruption Perseption Index (CPI) 2013 di kantor TII Jalan Senayan Bawah, Rawa Barat, Jakarta Selatan, Selasa (3/12/2013).

Hal ini sontak membuat hadirin tertawa dan mengingat Ahmad Fatanah yang terlibat suap pengurusan penambahan kuota impor daging sapi. Ia menekankan bahwa kasus korupsi yang kerap terjadi berujung pada pemenuhan kebutuhan keluarga.

"Kita lupa bisnis itu bertuju pada kepentingan keluarga. Darti mana kita berasal, dari keluarga. Ada nggak sih persepsi indeks mengenai keluarga? Kalau ditanya ibu-ibu, harapannya membangun keluarga yang sakinah dan warohmah. Anak-anaknya soleh-solehah, tapi saat ditanya konsepnya, blank," ungkapnya.

Ia menilai saat ini peran orang tua menurun drastis. Menurutnya, saat ini perkembangan tenologi justru menggantikan fungsi keluarga dalam memberikan edukasi pada anak-anak.

"Jadi belajar dari mana tuh korupsinya? Apakah ibu bapak tahu sekarang berkembang budaya hipster, beda dengan budaya Hamster. Setelah kami diskusi, budaya hipster. Sebagian besar mereka adalah anak-anak milenium yang menggunakan gadget untuk komunikasi," lanjutnya.

Hak Cipta © 2013 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan